Alangkah menyenangkan mengunjungi wisata alam yang sekaligus di dalamnya terdapat situs bersejarah. Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki sejuta pesona, wisata all in one seperti ini mudah saja ditemukan, namun beberapa memang tidak terlalu terdengar gaungnya, maka itu worth rasanya untuk dikunjungi dan dibagikan pengalaman ini kepada khalayak banyak.

Salah satu paket wisata lengkap alam plus sejarah seperti ini adalah Dataran Tinggi Gembirowati, mungkin banyak yang mengernyitkan dahi? Sebagian besar mengetahui dataran tinggi di Yogyakarta ya hanya Kaliurang, tapi ini lain. Anda tahu Parangtritis? Dataran Tinggi Gembirowati terletak sangat dekat dengan Pantai Parangtritis. Mari kita simak kisahnya lebih lanjut.

Dataran Tinggi Gembirowati meskipun terletak di dekat Pantai Parangtritis namun secara administratif bagian dari Kabupaten Gunungkidul, lebih tepatnya di Kecamatan Panggang dan Purwosari.

Untuk mencapai lokasinya pengunjung harus mengikuti alur jalan ke Pantai Parangtritis terlebih dahulu, baru dari sini pengunjung akan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan beroda dua sekitar 2 – 3 kilometer. Jika pengunjung melakukan perjalanan dari Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 30 kilometer, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 40 menit. Sangat disarankan untuk membawa kendaraan bermotor roda dua saja, karena untuk akses ke bukitnya sendiri, mobil tidak dapat masuk karena jalan sangat kecil dan berupa jalan tanah. Apabila pengunjung lewat jalur darat dengan berjalan kaki, pengunjung akan lebih leluasa menikmati pemandangan di jalur pendakian, karena melewati Bukit Gupit yang pemandangannya sangat indah.

candi gembirowati

candi gembirowati

Dataran Tinggi Gembirowati menyimpan beberapa kekayaan artefak yang sangat bersejarah. Total ada tiga situs yang dapat dikunjungi.

Pertama adalah Candi Gembirowati yang berbentuk punden berundak. Bentuk yang dapat pengunjung lihat adalah itu, karena sisa candi masih terkubur di dalam tanah, belum ada upaya ekskavasi untuk mengeksplorasi Candi Gembirowati lebih jauh, terakhir dipugar tahun 1982. Tujuan pembangunan candi ini belum terlalu jelas, karena tidak ada prasasti yang ditemukan, namun menurut masyarakat setempat candi ini kemungkinan dibuat sebagai tempat pemujaan Ratu Laut Selatan, Nyai Roro Kidul.

Tidak jauh dari Candi Gembirowati terdapat situs kedua yaitu Pertapaan Beji. Pertapaan Beji tersohor karena keberadaan mata airnya yang bernama Sendang Beji. Air yang digunakan dalam Upacara Melasti di Pantai Parangkusumo diambil dari mata air ini. Lokasi pertapaan ini dahulu memang dipergunakan para raja raja Mataram untuk bersemedi.

Situs selanjutnya, yang ketiga adalah Pesanggrahan Gembirowati yang merupakan tempat peristirahatan dari Raja Kasultanan Yogyakarta.

Mengunjungi Dataran Tinggi Gembirowati tidaklah dikenakan biaya, Anda hanya harus membayar kontribusi Wisata Taman Parangtritis dan biaya parkir kendaraan saja.

Mengunjungi dataran tinggi ini sangatlah menarik, banyak hal yang dapat dilihat. Lalu, jika Anda salah satu penggemar olahraga ekstrim Anda dapat mencoba olahraga paralayang di Bukit Gupit dan olahraga caving di Gua Creme yang jaraknya sangat dekat dengan lokasi wisata ini.

Menarik kan? Apabila Anda membutuhkan bantuan jasa wisata, Labiru Tour memiliki tawaran spesial untuk liburan Anda. Segera hubungi kami sekarang juga, berbagai diskon dan paket wisata terjangkau di depan mata Anda.

Silahkan berkomentar