Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Plaosan, Candi Kalasan, adalah beberapa candi yang kokoh berdiri tegak, dengan bentuk jelas, berundak dan menjulang ke atas. Pernahkah Anda melihat candi-candi yang masih berbentuk reruntuhan? Candi-candi tersebut masih dalam tahap pengembangan, masih digali, upaya ekskavasi pun masih terus dilanjutkan, belum dipugar seperti yang kita lihat di candi-candi yang terkenal.

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki banyak situs candi yang masih berupa bongkahan, alih-alih menunggu pemugaran selesai, alangkah baiknya apabila kita mau mengunjungi situs candi tersebut untuk memacu dinas purbakala agar cepat menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu diantaranya adalah Candi Sorogedug, situs ini berupa candi dan kemuncak (kemuncak adalah bagian puncak dari candi).

Candi Sorogedug berada di Pabrik Gula (PG) Sorogedug yang terletak di Dusun Sorogedug, Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Sleman.

Lokasinya tersebar di PG Sorogedug, malah yang mengkhawatirkan adanya beberapa batu candi yang tergeletak di pinggiran jalan. Sampai kini memang belum ada tindakan lanjutan perlindungan atas candi ini.

Kemuncak yang ditemukan di sini terdapat enam buah, semuanya adalah puncak Ratna yang kini tertata di pagar PG Sorogedug.

Ada kesulitan dalam membangun kembali candi ini karena banyak batu yang hilang, kemungkinan hilang karena diambil warga untuk bahan bangunan membangun rumah, sangat disayangkan.

candi sorogedug

candi sorogedug

Tak adanya prasasti yang menceritakan tentang situs ini juga mempersulit tim untuk mengetahui asal usul dari candi, hanya keberadaan yoni, lumping, dan kala yang menjelaskan bahwa candi ini adalah Candi Hindu. Batu-batu yang ditemukan ada yang berornamen dan banyak pula yang polos.

Mengunjungi Situs Sorogedug dapat menjadi refleksi bagi pengunjung bahwa bertapa berharganya situs-situs sejarah ini. Sangat disayangkan apabila kini tergeletak begitu saja.

Untuk mencapai situs ini kira-kira 30 menit lamanya dengan memakai kendaraan bermotor. Jarak antara situs dengan Kota Yogyakarta sendiri sekitar 20 km. Untuk melihat situs pengunjung memang harus masuk ke dalam PG Sorogedug, dari situ Anda dapat menghubungi petugas setempat untuk menghantarkan ke situs yang letaknya di belakangan PG Sorogedug.

Tidak ada biaya untuk kunjungan ini, tidak ada biaya parkir pula. Jika Anda ingin mengunjungi situs ini dan memerlukan bantuan berupa transportasi atau akomodasi Anda dapat menghubungi Labiru Tour.

Kami juga menyediakan beberapa paket wisata Jogja lengkap, termasuk ke situs-situs yang non-mainstream. Kami tunggu kontak dari Anda!

Silahkan berkomentar