Yogyakarta adalah kota seribu candi. Membahas tentang candi di kota ini seperti tidak ada habisnya, konon sampai sekarang pun pencarian dan penggalian candi pun masih dilakukan oleh pemerintah bagian kepurbakalaan. Kali ini, kita akan mengenal Candi Tara atau juga biasa disebut dengan Candi Kalasan. Candi Tara terletak di dekat Jalan Raya Jogja-Solo, di daerah Kalasan Kabupaten Sleman. Keberadaan candi ini di pinggi jalan, jaraknya hanya 2 km dari Candi Prambanan. Namun berbeda dengan ‘tetangganya’ Candi Tara ini merupakan candi Buddha, berkaitan erat dengan Candi Borobudur. Lokasinya sangat mudah dijangkau, dengan kendaraan pribadi dapat ditempuh dengan waktu 20-30 menit saja.

Candi Tara didirikan untuk memuja Dewi Tara, salah satu dewi dalam agama Buddha. Lalu tidak jauh dari candi juga disinyalir terdapat beberapa bangunan lain termasuk biara dan wihara untuk tempat berdoa para pendeta. Candi Tara ini sangat istimewa, keistimewaannya ini tampak dari pertama kali melihat candi ini dari luar. Candi Tara tidak hanya dibangun dengan batu semata, susunan batu-batuan di candi dilapisi oleh semacam semen kuno bernama valjralepa yang terbuat dari getah pohon. Valjralepa ini dapat melindungi candi dari lumut dan jamur. Efek halus dan nampak keemasan pada relief juga dikarenakan oleh semen kuno ini. Valjralepa jarang ditemukan dipakai di candi-candi lain. Candi yang menggunakan pelapis ini hanya Candi Tara dan Candi Sari.

candi tara

Candi Tara

Candi Tara berusia lebih tua daripada Candi Borobudur maka ada beberapa bagiannya yang memang tidak lagi utuh. Namun hal ini tidak menutup keindahan dari Candi Tara. Ukiran-ukiran pada Candi Tara berupa arca-arca Buddha, sulur-sulur tanaman, bunga dan makara-makara. Yang unik lagi terdapat arca Gana, yang dikenal sebagai manusia kerdil (kurcaci) yang suka memikul barang. Relief-relief penghuni khayangan pun dapat ditemukan di sini, para penghuni khayangan ini sedang memainkan instrument alat musik yang bermacam-macam. Dari relief, arca, dan ukiran yang terdapat pada candi memang terkesan sangat feminis, sangat menggambarkan Dewi Tara, sang dewi welas-kasih.

Kedamaian dapat dirasakan di candi ini meskipun lokasinya berada di pinggir jalan utama. Taman-taman hijau diekitarnya yang terawat dengan baik menjadi salah satu hal yang mempercantik candi ini. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, Candi Tara wajib dikunjungi tatkala menghabiskan waktu liburan di Kota Yogyakarta. Lekas rancang Tour The Candi anda sekarang juga, untuk memudahkan Anda, kami Labiru Tour menyediakan layanan pengakomodasian wisata yang tak terlupakan. Segerap hubungi kami. Jangan tunggu lebih lama lagi.

Silahkan berkomentar