Pagi hari nan cerah dengan suasana liburan, alangkah menariknya apabila memilih wisata alam sebagai tujuan jalan-jalan, menghabiskan waktu bersama kerabat dan orang-orang terdekat. Wisata alam pilihan di Kota Yogyakarta banyak sekali, tinggal dipilih saja, mulai dari pantai hingga pegunungan. Namun, adakah yang terpikir untuk mengunjungi hutan? Betul, hutan, yang banyak pepohonan dan hewan itu. Mungkin banyak yang terheran-heran dimanakan hutan di Yogyakarta? Rasanya separuh lebih dari provinsi ini adalah berupa pemukiman dan lokasi perekonomian, dimana letak hutannya. Ada beberapa lokasi hutan di Yogyakarta, hutan kecil di Kebun Gembira Loka, hutan tengah kota milik kampus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Sleman, hutan-hutan pinus di daerah Imogiri, dan ada lagi satu hutan yang cukup luas dengan pemandangan yang indah, yaitu Hutan Wanagama.

???????????????????????????????

Hutan Wanagama ini juga dimiliki oleh Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. Hutan seluas 600 ha ini merupakan hutan yang memiliki fungsi konservasi dan pendidikan. Terletak 35 km dari Kota Yogyakarta, dapat ditempuh 1 jam saja dengan menggunakan kendaraan bermotor (baik mobil maupun motor), tepatnya Hutan Wanagama terletak di Jalan Jogja-Wonosari. Tak sulit mengunjungi hutan ini, apabila pengunjung telah sampai di Rest Area Bunder dekat situ akan ada papan petunjuk jelas ke arah Hutan Wanagama. Memasuki kawasan Hutan Wanagama anda akan disambut dengan bebunyian kicauan burung dan gesekan satu pohon dengan yang lainnya. Angin pun cukup semilir di tempat ini. Sejauh mata memandang yang terlihat adalah pohon hijau, apabila beruntung pengunjung dapat melihat burung-burung bertengger, dan bahkan kera.

wanagama2

Awalnya Hutan Wanagama ini adalah tuangan ide menghijaukan sebuah daerah tandus yang dikemukakan oleh Ibu Oemi Han’in, beliau adalah akademisi di Fakultas Kehutanan UGM. Hutan Wanagama ini pun diharapkan dapat menjadi model cara menangani ketandusan yang dialami oleh daerah Gunung Kidul. Pada Tahun 1964 mulai dirintislah ide besar tersebut, dengan menggunakan uang pribadi Ibu Oemi, lahan Wanagama yang dahulu hanya 10 ha ditanami Pohon Murbei. Ibu Oemi dibantu oleh warga setempat. Pohon Murbei dipilih karena mudah dirawat serta dapat difungsikan sebagai pakai ulat sutra. Nah, dari sinilah modal untuk pengembangan hutan. Melihat usaha penghijauan yang begitu giat dan efektif, Departemen Kehutanan memberikan ijin perluasan hutan, lalau lambat laun meluas sampai dengan sekarang ini.

wanagama-151

Proses penghijauan yang dilakukan oleh Ibu Oemi, warga sekitar, dan masyarakat kini bisa kita nikmati hasilnya. Hutan rimbun ini berisi banyak jenis pohon, selain pohon murbei yang sudah disebutkan di awal, di Hutan Wanagama terdapat pohon akasia, pohon pinus, pohon cendana, pohon kayu hitam, pohon eboni, dan pohon jati. Khusus untuk pohon jati ini, ada satu pohon jati yang ditanam oleh Pangeran Charles ketika mengunjungi tempat ini pada tahun 1989. Pohon jati satu ini disebut sebagai Jati Londo. Pemandangan asri dari Hutan Wanagama ini diperkaya dengan adanya aliran dari Sungai Oyo. Selain spot-spot menarik yang telah disebutkan ada pula rute jalan kaki dari Wisma Cendana ke Bukit Hell, sejuk sekali berjalan-jalan di tengah rindangnya pohon cendana. Di hutan ini terdapat pula bumi perkemahan, lahan untuk outbound, dan pendopo serba guna yang dapat difungsikan sebagai tempat menyelenggarakan acara.

Lokasi Hutan Wanagama sangat dekat dengan obyek wisata lain khas Gunung Kidul lain seperti Pantai Baron, Drini, Krakal, dan Kukup, serta wisata gua, Gua Lawa dan Bribin. Pas untuk dikunjungi sekaligus, Labiru Tour dapat membantu Anda dalam mengagendakan liburan Anda dengan paket wisata yang kami miliki. Lokasi wisata dapat di customize sesuai dengan selera Anda. Selamat liburan!

Silahkan berkomentar