Sekilas mendengar kata ‘Kampung Bule’ mungkin sekelibat berpikir, apa ini suatu tempat dimana para ekspatriat-ekspatriat tinggal dan berkumpul? Iyap betul. Namun, untuk ‘Kampung Bule’ yang terletak di Yogyakarta, yang tinggal di sana adalah turis-turis bule, bukan ekspatriat. Meskipun ada pula beberapa tempat usaha yang memang dikelola oleh bule yang memang bertempat tinggal di Yogyakarta. Namanya Prawirotaman. Sepertinya para turis asing sangat familiar dengan tempat ini. Berbagai situs wisata asing seringkali merujuk para wisatawan asing untuk mendapatkan akomodasi dan segala hal tentang wisata Yogyakarta di sini. Akan tetapi, tidak banyak turis domestik yang mengetahui keberadaan lokasi ini. Wisatawan dalam negeri lebih memilih menginap di wilayah sekitar Malioboro dan Keraton, padahal ada banyak hal menarik yang dapat kita lihat di kawasan Prawirotaman ini.

prawirotaman

Sebenarnya Prawirotaman tidaklah jauh dari pusat wisata Kota Yogyakarta, seperti Malioboro dan Keraton, jaraknya hanya sekitar 2 km saja, dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Apabila tidak ingin berkeringat, tukang becak, ojek, dan kendaraan umum lain bisa dipergunakan untuk mencapai lokasi ini. Prawirotaman pada pagi-siang hari mungkin terlihat biasa-biasa saja, suasananya seperti layaknya kota, mirip dengan sisi perkotaan lain di Yogyakarta. Yang membuatnya berbeda, apabila diteliti lebih lanjut lagi, di daerah ini banyak sekali penginapan, warung telepon, jasa tour dan travel, dan rumah makan/café. Sekilas memang mirip dengan gang-gang penginapan yang ada di Malioboro. Tetapi, Prawirotaman memiliki atmosfer yang jauh lebih ‘internasional’ karena jumlah orang bule dan orang pribumi di sini bisa jadi sebelas dua belas.

prawirotaman1

Berjalan di sekitaran Prawirotaman, seperti bukan berjalan di Yogyakarta. Dimana-mana berseliweran para turis mancanegara. Masyarakat di daerah ini pun suka menggunakan percakapan sehari-hari dalam Bahasa Inggris. Jangan salah, pedagang-pedagang kaki lima dan para tukang becak nya pun sangat mahir menggunakan Bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari. Yang unik lainnya adalah penginapan-penginapan di tempat ini penginapan yang rate nya tidak membuat kantong Anda bolong. Sangat terjangkau dan pilihannya sangat banyak. Mau yang berbentuk khas Jawa atau minimalis ada di sini. Ingin menikmati kuliner? Tinggal pilih mau makan apa, segala macam makanan internasional ada yang tradisional pun banyak.

_FestivalPrawirotaman-3-web

Dahulu kala kawasan Prawirotaman ini terkenal dengan sebuah industri batik yang dikelola oleh keluarga bangsawan Keraton yang bernama Prawirotomo. Ketika itu Prawirotomo diberikan hadiah tanah oleh Keraton. Tanah ini awalnya difungsikan sebagai sebuah lokasi konsentrasi para laskar pejuang pada jaman perjuangan. Namun, setelah kemerdekaan lalu dipergunakan sebagai lokasi industri batik cap . Tahun 1970-an ketika bisnis batik meredup, maka para keturunan Prawirotomo beralih usaha pada usaha di industri pariwisata. Usaha inilah yang berkembang dan masih berjalan sampai dengan sekarang, walaupun kini ada beberapa penginapan yang tidak lagi dimiliki oleh para keturunan sang bangsawan.

Atur segera jadwal liburan Anda ke Yogyakarta. Kesulitan? Tenang saja Labiru Tour dapat membantu Anda dan menyediakan paket wisata, mulai dari akomodasi, transportasi, dan kemudahan berwisata Anda di Yogyakarta.

Silahkan berkomentar

  • Diana Putri
    Balas

    Thankyou atas artikelnya yang sangat bermanfaat bagi para pembaca.

    • Admin

      Terima kasi Diana, silahkan membaca tulisan-tulisan lain di blog ini ya. 🙂

  • Adi Ao
    Balas

    Bagus artikelnya. Tapi Prawirotomo setahu ku bukan nama orang. Itu nama pasukan prajurit keraton. Seperti bugis, daeng, patang puluh dll.

  • Yulia Surya Anggraini
    Balas

    Tq utk infonya ttg kp blue Prawirotaman….memang betul selama kami ke Jogya selalu mencari Hotel dekat Malioboro kami tdk tahu ada kp bule….next time kami mau coba deh nginap di Prawirotaman