Bagi para penikmat seni, mengunjungi museum lukisan ketika berwisata bagaikan surga. Namun, belum tentu sebagai orang awam yang kurang memahami seni tidak menikmati museum tersebut. Akan sama menyenangkannya, baik bagi orang awam maupun penikmat seni mengunjungi sebuah museum lukisan yang unik dan kaya akan sejarah. Sebuah museum lukisan bagaikan memiliki magnet kasat mata tersendiri dalam menarik pengunjung untuk hadir dan terlibat di dalamnya.

Kota Yogyakarta memiliki beberapa museum ekshibisi seni. Salah satu yang terkenal dan terbaik adalah Museum Affandi. Yap, seperti yang terlihat pada namanya, museum ini mengoleksi dan memamerkan lukisan-lukisan hasil karya sang maestro, mendiang Affandi. Museum ini dikelola oleh keluarga dari Affandi, di lokasi yang dahulu adalah ruang pamer dan rumah dari Affandi sendiri. Museum ini terbuka untuk umum, dibuka jam 9:00-16:00 setiap hari Senin-Sabtu. Bagi yang ingin mengunjungi pada hari Minggu/liburan dapat diminta dengan permintaan khusus. Lalu satu hal yang penting, ketika pengunjung mau mendokumentasikan museum ada biaya tambahan yang harus dibayar, tiket kamera dapat didapatkan di loket tiket masuk.

interior museum affandi

Museum Affandi

museum affandi

Museum Affandi

Lokasi museum unik ini berada tepat di pinggir Sungai Gadjah Wong yang mengalir melewati Jalan Solo (Laksda Adisutjipto). Dari pinggir jalan akan sangat mencolok terlihat. Karena bangunannya yang unik, berbeda dari yang lain. Bangunannya memang didesain khusus oleh Affandi sendiri, beliau memakai filosofi daun pisang. Di tengah bangunan terdapat sebuah menara 3 tingkat. Dari sini dapat melihat derasnya aliran sungai Gadjah Wong dan sibuknya alur lalu-lintas Jalan Solo. Di depan museum terdapat sebuah pohon tua yaitu Pohon Randu Alas yang besar sekali. Kerimbunan dari pohon ini juga menutupi bahu jalan, dan dapat melindungi peneduh dari panas dan hujan. Pohon ini menambah kecantikan bangunan artistik ini.

Untuk mencapai Museum Affandi tidak lah sulit. Banyak akses, salah satunya adalah menggunakan transportasi umum, Trans Jogja. Apabila diakses dari penginapan di sekitaran Malioboro dan Tugu dengan menggunakan mobil pribadi atau sepeda motor diperlukan waktu sekitar 15 menit saja dengan perkiraan lalu lintas ramai. Bagi yang membawa kendaraan pribadi tersedia lapangan parkir yang cukup luas.

Ada apa saja di dalam Museum Affandi? Ada 4 galeri di Museum ini. Pengunjung akan melalui galeri-galeri tersebut dengan urut. Dimulai dari galeri 1 dimana kita akan disuguhkan banyak lukisan Affandi, dari yang koleksi pribadi sampai pada lukisan yang fenomenal pun ada di sini. Selain lukisan-lukisannya yang melegenda, di dalam sini pengunjung akan melihat banyak plakat-plakat dan sertifikat penghargaan yang Affandi dapatkan ketika semasih hidup. Lalu, ada beberapa barang-barang kesayangan milik Affandi termasuk mobil pribadinya yang nyentrik karena dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mirip ikan. Apabila pengunjung mendongak ke atas, pengunjung akan menikmati sekeliling dinding galeri yang dihiasi oleh lukisan sketsa Affandi.

Di galeri 2, di sini pengunjung akan menikmati lukisan-lukisan dari berbagai pelukis tanah air. Terkadang banyak juga lukisan-lukisan yang dipamerkan dengan tujuan charity yang artinya hasil pembeliannya akan diberikan untuk kepentingan sosial tertentu. Di galeri ketiga pengunjung akan takjub dengan lukisan karya dari anak Affandi, yaitu Kartika Affandi. Tidak kalah bagus dan filosofis. Ditambah dengan beberapa pajangan karya seni yang unik dan menarik rasanya lengkap sekali menikmati atmosfer di museum ini. Di galeri ini pula terdapat menara pandang yang cukup tinggi. Dari sini pengunjung dapat menimati pemandangan Kota Yogyakarta dan sungai Gajah Wong yang mengalir cukup deras. Dan di galeri terakhir disebut Studi Gadjah Wong merupakan galeri penyimpanan lukisan-lukisan banyak orang, tak jauh dari situ ada tempat belajar melukis untuk anak-anak dan juga orang dewasa.

Selain memaknai dan menikmati lukisan karya pelukis legendaris, di sini pengunjung pun dapat mempelajari sejarah, sejarah dari kehidupan Affandi. Di museum ini terdapat makam Affandi dan istrinya, lalu ada pula kamar milik Affandi yang di dalamnya peletakan barang-barangnya masih persis seperti ketika Affandi masih hidup. Kamarnya begitu unik khas kamar seniman. Tidak jauh dari situ bagi pengunjung yang ingin membeli cendera mata terdapat toko souvenir. Tertarik mengunjungi rumah abadi sang maestro. Segera reservasi wisata Anda di Labiru Tour.

Silahkan berkomentar