Gunung Merapi terkenal dengan aktivitas vulkaniknya yang aktif. Setiap kurang lebih empat tahun sekali, Gunung Merapi ini menyemburkan lava dan material dari dalam perut gunung. Setiap sepuluh tahun sekali terjadi letusan yang lebih besar. Keaktifan dari gunung ini dapat dirasakan juga dari beberapa gempa kecil yang mengiringi letusan. Selain itu Gunung Merapi juga mengeluarkan awan panas yang disebut wedus gembel. Material vulkaniknya yang berupa abu dan pasir beterbangan di Yogyakarta dan sekitarnya pasca letusan terjadi. Fenomena letusan Gunung Merapi sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Tahun 2006 dan 2010 lalu, letusan gunung ini menjadi headline media nasional karena kedahsyatan dan dampak yang disebabkan oleh letusannya. Banyak orang jadi penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai gunung ini. Maka tidak jauh dari kaki gunung Merapi dibangunlah sebuah museum yang khusus didedikasikan untuk gunung ini, museum tersebut bernama Museum Gunung Merapi.

pengunjung-meningkat-puluhan-pelajar-melihat-replika-gunung-merapi-di-_110513110630-876

Museum Gunung Merapi dibangun di atas lahan yang luasnya sebesar 3,5 hektar. Dari kejauhan bentuk bangunan museum ini sangat modern dan futuristik. Desain arsitekturnya terinspirasi dari bentuk candi yang berundak-undak. Pembangunan museum ini bertujuan sebagai sarana edukasi masyarakat dan pengembangan ilmu kebencanaan. Museum ini berlokasi di Desa Harjobinangun, Pakem, Sleman. Tidak jauh lokasinya dari obyek wisata Kaliurang. Museum ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi sekitar 20 menit dari pusat kota. Fasilitas dari museum pun sudah lengkap, arena parkir yang luas, toilet umum, dan mushola tersedia. Selain itu terdapat taman yang cukup luas mengelilingi museum yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk. Di belakang museum terdapat pelataran luas yang biasa dijadikan tempat pameran dan acara.

Museum-Gunung-merapi-ruang-pamer

Menginjakan kaki di museum ini, pengunjung akan disambut dengan hawa udara yang cukup sejuk khas udara pegunungan. Sesampai di depan museum, ada loket tiket masuk yang harganya sangat terjangkau. Masuk ke dalam pengunjung akan disambut dengan maket Gunung Merapi yang besar, tidak lupa dengan uap yang menyembur dari pucuk gunung disertai dengan suara khas gunung meletus. Maket ini juga disertai dengan fasilitas audio yang menceritakan tentang Gunung Merapi dan sejarah letusannya. Di sini pengunjung juga dapat menghubungi information desk untuk mendapatkan guide, apabila memerlukan. Tidak jauh dari situ, akan ada papan petunjuk mengenai alur tur museum. Dimulai dengan Zona Gunung Api, yang menjelaskan persebarang kegunungapian di Indonesia di dunia. Ekshibisi ini sangat interaktif dan modern, jadi pengunjung dapat menggunakan fasilitas audio visual yang terdapat di ekshibisi.

museum3

Setelah itu pengunjung menuju ke Zona Khusus Gunung Merapi. Di zona ini dipaparkan banyak hal mengenai Gunung Merapi, mulai dari sejarah letusannya, material yang dikeluarkan, beberapa koleksi bahkan menampilkan dampak letusan Gunung Merapi (seperti sepeda motor yang terkena awan panas dan lain-lain). Di sini pula pengunjung dapat membaca tentang mitos dan cerita yang mengitari Gunung Merapi. Di tengah pameran koleksi, pengunjung dapat menemukan sebuah ruangan yang di set seolah-olah seperti lokasi yang terkena letusan Gunung Merapi. Rencananya zona ini akan dipergunakan sebagai lokasi simulasi gempa akibat letusan gunung. Lanjut lagi ke zona berikutnya adalah pameran letusan Gunung Merapi tahun 2010 yang memamerkan beberapa benda yang terkena awan panas, foto-foto, artikel, dan bahkan buku tamu juru kunci dari Gunung Merapi yang bernama Mbah Marijan. Kini, lantai dua dari museum ini telah resmi dibuka, di sini dapat dilihat perkembangan ilmu kegunungapian secara lengkap dan menyeluruh. Sangat direkomendasikan untuk para pencinta geografi dan gunung.

Berkunjung ke Museum Gunung Merapi menjadi kesenangan tersendiri. Museum ini terbuka untuk umum, bagi yang membawa rombongan harap reservasi terlebih dahulu. Labiru Tour menyediakan Tour Jogja lengkap termasuk mengunjungi museum ini dan daerah wisata di sekitarnya seperti Kaliurang dan Museum Ullen Sentalu. Segera reervasikan wisata Anda!

Silahkan berkomentar