Banyak yang tidak menyangka bahwa Presiden Republik Indonesia kedua yaitu HM. Soeharto atau biasa disebut Pak Harto lahir di bumi Yogyakarta, lebih tepatnya di Desa Kemusuk, Godean, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sinilah Pak Harto tumbuh dewasa bersama dengan orangtua dan keluarganya, yang tak disangka bahwa hidupnya akan penuh dengan kisah dan prestasi. Pak Harto yang memimpin negara kita ini selama 32 tahun banyak memberikan kemajuan. Di era Orde Baru inilah Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik dengan negara-negara lain sampai ketika itu Indonesia disebut sebagai Macan Asia. Banyak sekali pembangunan-pembangunan besar yang dilakukan pada jaman Pak Harto. Sampai dengan akhir hayatnya Pak Harto pun masih memiliki banyak penggemar dan sebagai salah satu warga negara, kita pun turut berbangga dengan torehan prestasi yang beliau miliki.

Sebagai salah satu sarana untuk mengenang Pak Harto. Di daerah kelahirannya didirikan sebuah museum bernama Museum Memorial HM Suharto. Museum ini baru diresmikan tahun kemarin tepat pad tanggal 1 Maret, sebagai salah satu bagian dari perayaan Gerakan 1 Maret yang membawa Soeharto kepada puncak karir politiknya. Dari persitiwa ini pula lah Indonesia membuktikan pada dunia bahwa Indonesia memiliki militer yang kuat. Museum pengenangan ini dibangun di rumah keluarga Pak Harto. Komplek rumah ini terdiri dari beberapa bagian, ada bagian makam, di sinilah leluhur-leluhur Pak Harto disemayamkan. Di bagian tengah ada rumah Joglo – rumah khas Jawa yang megah, rumah tinggal, lalu terdapat ruang pameran museum, dan masjid. Masing-masing bangunan memiliki keunikannya tersendiri.

museum memorial hm suharto

Terlepas dari cerita-cerita negatif yang beredar paska kejatuhan rezim orde baru, tak dapat dipungkiri bahwa Pak Harto juga memberikan banyak sumbangsih untuk kemajuan Indonesia. Di museum ini lah pengunjung disuguhi fakta-fakta yang mungkin selama ini agak tertutupi dengan berita-berita yang kurang sedap didengar mengenai Pak Harto beserta keluarganya. Mengunjungi museum ini seperti wisata ziarah, banyak ornamen dan bagian-bagian bangunan yang bersifat religius, hal ini tidak terlepas dari iman Pak Harto yang sangat lekat dengan agamanya. Memasuki gerbang museum pengunjung akan disambut dengan patung Pak harto yang tinggi menjulang, Searah dengan jarum jam dari situ pengunjung akan mendapati ada kolam ikan berhiaskan patung anak yang sedang menaiki kerbau, lalu tidak jauh dari situ terdapat masjid yang berkubah emas, di sebelahnya terdapat relief Pak Harto, baru setelahnya bangunan museum yang terkesan modern dan rapih.

Banyak hal yang dapat dilihat di dalam museum, kisah-kisah Pak Harto mulai dari kecil hingga wafat. Terdapat pula bagian falsafah berkehidupan Pak Harto yang bisa dijadikan bahan refleksi untuk para pengunjungnya. Desain museum yang modern, membuat museum ini jauh dari kesan angker. Dokumen, patung, film dokumenter, dan berbagai foto tersebar di museum ini dengan rapih dan enak dilihat. Jangan mengaku nasionalis sebelum mengunjungi museum yang satu ini, melihat sosok Pak Harto dari sisi yang lain membuat kita memiliki pandangan dan perspektif yang berbeda pula. Ikuti Paket Wisata Jogja dari Labiru Tour untuk mengunjungi museum ini, harga dan pelayanan berani bersaing. Selamat berlibur!

Silahkan berkomentar

  • abdul aziz
    Balas

    saya bangga punya pak harto..indonesia aman..gak ada demo,kerusuhan dll..tindak kejahatan sangat minim,,,pembngunan maju,,sandang pangan murah,,,,walopun saya sempat kepikiran negatif karena pemberitaan tapi saya sadar itu semua tidak ada apa apanya di banding dg hasil dari kepemimpinanya…masih banyak baiknya,,,namanya manusia pasti ada salahnya,,,tapi saya gak mau mengungat kesalahan orang lain saya ungun mengingat kebaikanny saja,,,
    untuk alm pak harto perjuangan dan pengorbananmu akan aku kenang bersama anak cucu saya…
    semoga amal ibadah bpk diterima disisinya dan di ampunu dosa dosanya..dn semoga ada keturunan dari pak harto yg bisa melanjutkan perjuangannya…dan bisa membawa indonesia lebih maju……
    ####apapun yang terjadi saya tetep mengagumimu,,,,pak HARTO…#####