Rumah merupakan tempat tinggal sejuta kenangan. Walau hanya ditempati sebentar, akan tetapi akan ada memori-memori tertentu yang dapat diingat. Beberapa pahlawan Indonesia yang memiliki jasa besar dalam masa kemerdekaan diberikan penghargaan oleh pemerintah dalam bentuk museum, museum ini dipergunakan untuk pengingat dan mengenang peristiwa dan jasa para pahlawan pada saat itu, sekaligus sebagai suatu penyemangat untuk pemuda-pemudi di masa kini agar bisa berjuang seperti mereka. Museum kerap kali dibangun persis di bangunan tempat tinggal para pejuang tersebut, karena rumah para pahlawan ini bisa dibilang tak kalah bersejarah. Beberapa ‘rumah museum’ yang terkenal ialah Museum R. A. Kartini di Rembang, Jepara, Museum Bung Karno di Blitar. Di Kota Yogyakarta, terdapat Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman, bangunan museum ini dulu memang merupakan tempat tinggal Pangsar Jenderal Sudirman ketika bulan Desember tahun 1945 sampai dengan akhir tahun 1948.

Museum-Sasmitaloka

Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman berada di Jalan Bintaran, tidak jauh dari pusat keramaian wisata Malioboro dan Keraton. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi dan umum untuk mengunjungi museum ini. Karena terletak di jalan besar, museum ini nampak mencolok, didukung model bangunan unik dan kuno, dipastikan pengunjung akan langsung mengenali museum ini. Dahulu setelah Pangsar Jenderal Sudirman sudah tidak lagi tinggal di rumah ini dan sebelum rumah ini dijadikan museum, rumah mengalami perubahan fungsi mulai dari menjadi kantor komando militer dan pernah juga dipergunakan sebagai Museum Angkatan Darat. Namun kini, rumah yang dibangun tahun 1890 ini permanen digunakan untuk Museum Sasmitaloka Pangsar Jenderal Sudirman.

Apa saja yang bisa kita lihat di museum ini? Laiknya museum-museum pada umumnya, museum ini menawarkan wisata sejarah lewat barang, foto, kliping, yang dipamerkan di tiap sudut bangunan. Suasanan kemerdekaan dan perjuangan sudah berasa ketika kita pertama kali menginjakan kaki di rumah sang Pangsar Jenderal ini. Di depan terdapat sebuah patung pemuda yang sedang menaiki kuda, yap, itu adalah patung Pangsar Jenderal Sudirman. Di sekitaran patung terdapat mesin dan meriam ikut menghiasi halaman rumah. Masuk agak ke dalam rumah, seperti rumah pada umumnya terdapat ruang tamu, ruang santai, ruang keluarga, ruang makan, dan kamar. Rumah induk ini masih di-setting persis ketika rumah ini masih dipergunakan sebagai rumah tinggal. Hanya saja di samping-samping perabotan rumah tangga, ada beberapa benda pajangan dengan masing-masing keterangannya. Sambi berkeliling rumah kita bisa mendapatkan ilmu mengenai sejarah bangsa Indonesia dari kacamata kehidupan Pangsar Jenderal Sudirman sekaligus merasakan kehidupan sang pahlawan ketika jaman itu, sangat menarik.

museum-jendral-sudirman

Melewati rumah induk dengan suasana yang kekeluargaan, selanjutnya pengunjung akan dibawa ke bangunan berikutnya yang dibagi pula menjadi ruang-ruang. Ruangan ini memuat beberapa senjata perang Pangsar Jenderal Sudirman. Jadi dapat kita lihat bagaimana caranya ketika para pejuang kita mempertahankan tanah air tercinta. Di bangunan ini pula, pengunjung akan disuguhkan dengan diorama-diorama antara lain yang menarik adalah diorama perang gerilya. Selain itu di ruangan yang lain juga terdapat ruangan khusus Rumah Sakit Panti Rapih yang menceritakan ketika Pangsar Jenderal Sudirman terluka dan dirawat di rumah sakit ini. Di ruangan berikutnya terdapat ruangan pakaian dan benda-benda personal sang panglima besar, serta ada pula tulisan surat-surat dan foto-foto yang akan mengingatkan pengunjung pada kehidupan Pangsar Jenderal Sudirman.

Menarik bukan mengulik kehidupan personal pahlawan dan sejarah bangsa secara bersamaan. Pangsar Jenderal Sudirman merupakan pangsar jenderal termuda di Indonesia, ketika menjabat usia beliau adalah 29 tahun, rekor ini belum ada yang mengalahkan sampai sekarang. Tertarik mengunjungi museum ini? Paket Tour Jogja dari Labiru Tour menawarkan paket wisata yang menarik, termasuk ke wisata-wisata tidak biasa seperti ke museum ini. Selamat berlibur!

Silahkan berkomentar