Siapa yang tidak menyukai berwisata ke pantai? Pantai adalah lokasi favorit bagi kebanyakan wisatawan. Di pantai, pengunjung dapat melakukan banyak kegiatan, pantai seperti tempat wisata all-in-one. Bagi wisatawan yang menginginkan berleha-leha menikmati pemandangan dapat dilakukan di tempat ini, bagi wisatawan yang mencari kegiatan adrenalin pun dapat dilakukan di pantai. Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal dengan wisata pantainya memiliki beraneka macam pantai. Setiap lokasi memiliki ke-khasannya tersendiri. Termasuk sebuah pantai yang bernama Pantai Parangkusumo, yang terkenal dengan tradisi dan cerita mistik yang menyelubungi pantai tersebut.

pantai parangkusumo

Pantai Parangkusumo

Pantai Parangkusumo terletak berdekatan dengan Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, tepatnya di Kabupaten Bantul, yang jaraknya 30 km dari Kota Yogyakarta. Bagi pengunjung yang tertarik untuk datang ke pantai ini, dapat menggunakan kendaraan pribadi (baik kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat). Waktu perjalanan 45 menit – 1 jam tergantung pada kepadatan jalan. Akses untuk menuju ke pantai ini sangat mudah, karena sejalan dengan obyek wisata Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, banyak sekali papan petunjuk dan kondisi jalan sangat baik. Bagi pengunjung yang telah berada di Pantai Parangtritis dapat menuju Pantai Parangkusumo dengan berjalan kaki di sepanjang bibir pantai.

Meskipun bertetangga dengan dua pantai lain, namun satu sama lain memiliki keunikan tersendiri. Apabila Pantai Parangtritis terkenal akan pemandangannya dan Pantai Depok terkenal akan hasil baharinya, Pantai Parangkusumo tersohor dengan kisah-kisah yang berkaitan erat dengan keraton dan penguasanya. Lalu seperti apakah kisah atau cerita tersebut? Pantai Parangkusumo adalah tempat dimana ketika jaman dahulu penguasa pertama (pendiri) Kerajaan Mataram, yakni Panembahan Senopati dan penguasa laut selatan (Samudera Hindia) Nyi Roro Kidul bertemu dan pada akhirnya jatuh cinta serta membuat suatu perjanjian yang sakral.

pantai parangkusumo bantul

Sudut Lain Parangkusumo

acara di parangkusumo

Ritual Pantai Parangkusumo

Ketika itu Panembahan Senopati sedang bertapa untuk menyempurnakan kesaktiannya di pantai ini, namun terjadilah badai dan saat itu lah sang Ratu menampakan diri. Ketika itu Panembahan Senopati ingin menjadi penguasa Mataram, beliau meminta bantuan Nyi Roro Kidul untuk mewujudkan keinginannya. Sang Ratu mengabulkannya dengan satu syarat yaitu kelak Panembahan Senopati dan raja-raja keturunannya menjadi pendampingnya. Panembahan Senopati menyetujui perjanjian tersebut dengan syarat perkawinan tersebut tidak menghasilkan keturunan (anak). Akhirnya seperti yang kita ketahui sekarang, Panembahan Senopati berhasil menjadi penguasa Mataram dan menjadi raja, diikuti dengan keturunan-keturunannya sampai dengan sekarang.

Di masa kini, perjanjian sakral ini lalu berujung pada tradisi dan acara-acara penghormatan kepada Ratu Laut Selatan, Nyi Roro Kidul. Tradisi ini secara rutin dilakukan di Pantai Parangkusumo yang diyakini masyarakat menjadi penghubung antara dunia kita dan dunia Nyi Roro Kidul (Kerajaan Laut Selatan). Tradisi meliputi labuhan, labuhan ini sangat penting untuk menjaga ikatan antara Keraton Yogyakarta dan Kanjeng Ratu. Selain itu terdapat pula Upacara Melasti yang diadakan ketika Hari raya Nyepi. Pantai Parangkusumo juga merupakan situs ziarah, bagi yang ingin memanjatkan doa dan syukur dapat dilakukan di Sela Ageng dan Batu Sengker. Dua tempat ini adalah lokasi meditasi (bertapa) dari Panembahan Senopati.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Pantai Parangkusumo? Labiru Tour menyediakan Paket Wisata Jogja lengkap dengan harga bersaing. Hubungi segera Labiru Tour sekarang juga. Selamat berlibur!

Silahkan berkomentar