Ketika datang ke Jogja sebagian besar wisatawan pasti bingung mau menonton apa setelah semua objek wisata dikunjungi. Duduk santai sambil menikmati pertunjukan bisa menjadi alternatif yang tepat jika kita telah mengunjungi seluruh objek wisata di Yogyakarta. Dan Sendratari Ramayana ini bisa menjadi pilihan tepat untuk mencetak pengalaman kita berlibur di Jogja.

Sendratari Ramayana merupakan sebuah pertunjukan seni yang mengagumkan dan tidak tertandingi. Di pertunjukan ini kita bisa melihat penyatuan antara ragam kesenian dan momentum yang menyuguhkan kisah Ramayana yang ditulis oleh Walmiki.

pertunjukan sendratari ramayana

Rama dan Shinta

Cerita Sendratari Ramayana ini persis seperti yang dilukiskan di pahatan Candi Prambanan. Terbagi dalam 4 kisah yaitu Penculikan Sinta, Misi Anoman ke Alengka, Kematian Rahwana, dan pertemuan kembali antara Rama-Sinta.

Pertunjukan ini ditampilkan dengan cerita yang beragam serta para lakon penari yang cantik nan rupawan. Diiringi musik gamelan menjadikan setiap wisatawan yang menyaksikan pertunjukan Ramayana Ballet ini semakin terhanyut dalam cerita yang ditampilkan. Tidak ada dari satu pelakon pun yang berbicara dalam pertunjukan ini. Hanya lagu khas Jawa, musik gamelan, dan tarian para lakon yang menggambarkan bagaimana cerita Ramayana ini berkisah.

ramayana ballet

Hanoman

Anda tidak akan rugi jika menyaksikan sendratari Ramayana Ballet ini, karena pertunjukan ini juga dilengkapi dengan lighting (pencahayaan) yang memadai. sehingga pencahayaan yang dibuat makin memperkuat alur cerita yang disampaikan sehingga memperkuat karakter lakon (tokoh) dari setiap cerita.

Lokasi Pertunjukan

Jika Anda sudah berada di Yogyakarta, ada 2 tempat jika Anda ingin menyaksikan Sendratari Ramayana ini. Yang pertama ada di Jl.Brigjen Katamso, sebelah timur Keraton Jogja. Di tempat ini juga pernah dicetak rekor MURI di tahun 2002 karena berhasil mementaskan sendratari setiap hari selama 25 tahun berturut-turut. Dan tempat yang kedua yaitu di Candi Prambanan itu sendiri dimana cerita Ramayana ini terpahat dengan indahnya di dinding-dinding candi.

Bagaimana, tertarik untuk menyaksikannya? 🙂

Silahkan berkomentar