Gempa Yogyakarta yang terjadi di tahun 2006 memberikan dampak yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari dari para korbannya. Banyaknya rumah yang hancur diakibatkan oleh gempa, membuat banyak dari masyarakat kehilangan tempat peneduh dari hujan dan matahari ini. Kerusakan fasilitas ini pula yang menggerakan hati seorang pengusaha asal Dubai untuk mendonasikan sedikit dari kekayaannya untuk membantu para korban gempa. Ialah Muhammad Ali Alabar pemilik dari Emaar Property Dubai yang memberikan donasi kepada masyarakat Yogyakarta untuk membangun sebuah perumahan tahan bencana, disalurkan melalui LSM World Assosiation of Non-Governmental Organization dan Domes for The World Foundation. Pembangunan perumahan ini ditujukan untuk para korban gempa yang berdomisili di Dusun Sengir.

medium_cimg1651

Rumah tahan bencana ini disebut Rumah Dome. Karena bentuknya memang seperti kubah, bola yang terbelah, atau mangkuk yang tertangkup. Perumahan ini dibangun di Dusun Nglepen, bukan di Dusun Sengir, karena Dusun Nglepen kondisi tanahnya datar yang lebih sesuai dengan karakteristik tanah untuk pembangunan dari Rumah Dome. Desa Nglepen berada si dekat Candi Prambanan dan Kompleks Candi Ratu Boko, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Untuk menuju ke tempat ini tidaklah terlalu sulit karena bisa dicapai dengan bus Trans Jogja dilanjut dengan ojek. Lokasi ini cukup terkenal karena memang menjadi salah satu lokasi kunjungan wisata karena keunikan yang dimiliki oleh kompleks perumahan ini. Apabila ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi dapat dicapai dalam waktu 45 menit saja. Tidak terlalu jauh dari pusat kota.

523448e5da299_523448e5db61f

Sekilas kompleks perumahan ini mirip dengan perumahan orang-orang Eskimo. Bentuk dan warnanya persis. Hanya saja apabila orang Eskimo rumahnya terbuat dari es, Rumah Dome terbuat dari beton. Masyarakat sekitar juga familiar dengan memanggil Rumah Dome sebagai Rumah Teletubbies (Nama serial TV anak-anak) dikarenakan bentuknya memang sekilas mirip dengan rumah Tinky-Winky, Dipsy, Lala, dan Po. Jumlah rumah yang terdapat pada perumahan unik ini ialah 80 unit rumah. 71 unit ditujukan untuk hunian, 6 unit sebagai MCK umum, dan 3 unit lainnya diperuntukkan fasilitas umum masyarakat seperti mushola, aula, dan poliklinik. Rumah hunian Rumah Dome berlantai dua, lantai satu dipergunakan sebagai ruang tamu, ruang makan, dapur, dan kamar tidur. Sedangkan lantai duanya untuk ruang keluarga/kamar tidur tambahan.

2013-05-26 06.24.36

Bagi yang berminat mengunjungi kompleks Rumah Dome ini, jangan khawatir biaya retribusinya tidak mahal. Selain itu, ada beberapa kegiatan menarik yang dapat dilakukan di tempat ini yaitu seperti live-in, short-tour, dan short-course. Untuk live-in, anda akan merasakan menginap di Rumah Dome selama satu malam, merasakan tinggal di rumah yang kokoh anti bencana. Konon, Rumah Dome ini didesain untuk tahan berabad-abad, tahan terhadap angin badai, dan tahan gempa. Untuk short-tour, Anda akan diajak berkeliling Rumah Dome menjelajahi desa wisata dengan bantuan pemandu wisata. Untuk short-course, Anda dapat mendapatkan pelatihan singkat mengenai pembuatan emping garut dan beberapa pelatihan lain seputar kebudayaan masyarakat tempat tersebut.

Berkunjung ke Rumah Dome akan menjadi agenda yang menyenangkan. Segera reservasi wisata Anda hanya di Labiru Tour. Kami siap melayani Anda kapanpun dan dimanapun.

Silahkan berkomentar